Permainan Judi Poker yang terjadi di kampung kubur, Medan ini sudah sangat meresahkan seluruh penduduk yang tinggal di kampung itu. Tim Jaguar, pasukan elite dari kepolisian kota Medan yang dibentuk untuk menidiakan segala macam jenis judi termasuk judi poker. Dalam Operasi penggerebekan di sebuah tempat biliar tersebut, para pemain judi poker itu lari terbirit-birit dan terpencar kesana kemari. Namun itu hanya membuat mereka merasakan lahar panas yang ditembakkan para petugas.

Dari Tempat Kejadian Perkara, Setelah dicek beberapa meja yang ada Polisi menemukan beberapa barang bukti yang terdapat di meja biliar. yaitu kartu poker dan dan sejumlah uang taruhan. Polisi juga menyatakan, penggerebeken ini berdasarkan informasi yang mereka peroleh dari masyarakat setempat. “Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mau berperan aktif dalam melakukan pelaporan terhadap segala tindak judi, baik itu judi domino ataupun judi poker. Pemain Judi Poker yang berhasil ditangkap tangan telah kami amankan ke Polres Medan Timur. Pemilik tempat Biliar ini juga sudah ikut ditahan dan tempat biliar ini sudah disegel untuk pemeriksaan lebih lanjut.” berikut keterangan yang disampaikan Oleh Tim Jaguar asal kota Medan Briptu Ucok Kodomoro Sianggang.
Dari Laporan yang diterima dari Polres Medan, Si Pemilik Biliar bisa mendapatkan keuntungan hingga 70-80 juta sebulan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, tersangka terkena beberapa pasal yang memberatkan. Salah satunya psl 5 ayat 1 No. 8 thn 2010, ttg pencegahan & pemberantasan tindak pidan pencuci an uang dgn hukuman penjara maksimal 5 tahun di penjara.

Kini kampung kubur kembali sepi tanpa keramaian yg sering diciptakan oleh para pemain judi poker baik itu siang maupun malam, dikarenakan tempat Biliar tersebut buka sampai 24 jam online. Para Orang tua kini sudah tak khawatirmereka terkena pengaruh buruk dari tempat biliar tersebut, karena sudah ditutup.

Pengusaha kain di Tanah Abang di kawasan Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara memulai Usaha Bisnis Sampingan Poker Online berhasil diciduk Polisi. Ada 2 Pengusaha yang ditangkap Tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 2 Pengusaha tersebut ditangkap karena bekerja sama melakukan bisnis sampingan yaitu Poker Online melalui website agen Poker yang lagi marak di Internet

poker online

Mereka mendirikan sebuah situs sebagai Agen dari Permainan Poker dan menerima Taruhan secara online. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto mengatakan keduanya adalah level Agen sebagai perantara yang menyediakan Situs untuk bermain Poker Online. Mereka mendirikan Situs Poker Online Terpercaya.

Keduanya ditangkap pada lokasi yang berbeda. Yang pertama adalah Napin Sadikin alias APin dan yang kedua adalah Rhemal Radhomal begitulah yang diungkapkan Didik kepada jumpa pers di Jakarta Senin lalu. Keduanya adalah Pengusaha Domino Online di Tanah Abang di kawasan Sunter Tanjung Priok Jakarta Utara.

Kedua tersangka sebagai penyelenggara permainan Dewapoker menyediakan fasilitas Situs Poker Online untuk pemain yang ingin bermain mengakses lalu melakukan deposit dan kemudian diberikan kredit untuk bermain. Keduanya bertugas mengumpulkan Taruhan dari para pemain kemudian diberikan kredit dari website Capsa Susun. Dari kedua tersangkap Polisi juga menyita bukti berupa 1 buah lapotop , 5 unit handphone dan 3 kalkulator serta buku rekap hasil judi bukan hanya itu banyak juga rekening tabungan yang disita beserta Token untuk internet banking